Monday, July 14, 2014

I'm not Wasting My Time while Missing You

Hello!

This is Monday, but it feels so much like Sunday.
The campus activities is less than before since it is academic holiday for the students.

I don't know, just getting bored in the middle of office hours and feels like to write.
I need to clear my mind so pardon me it this post will sound very mellow.

What I Do Without You
It's been 1 month and 5 days, since Rickie went to Bali for his duty trip.
I am sure this is the first time we are apart for so long since 4 years ago.
Goodbye movie dates, goodbye lovely dinners.... Goodbye sweet weekends!!!

But then I learned that I'm not THAT lonely, like I thought I would be. I thought my weekend would be such a boring time without him near me. Well, I am wrong. It's not that like I don't miss him. Of course I do! But I think, we can't waste our time just day dreaming and longing for fantasy of romance. Such a waste.

Eventually I had a lot to do in my weekend! I cleaned my home, cooked as a chef in my home, playing Hay Day, hung out with my besties, etc. I am doing a duty project also, which could only be done in the weekend because it takes all day to spread those questionnaire (I will tell about it later).

Bonus, I can get home early in my weekdays.

Yes, I am happy and excited about my activities, my new days!! And when my love come back later I would welcome him with my cheerful smile.




Tuesday, May 20, 2014

My Last Update


Hello World!

Feel guilty banget deh tiap kali buka blog ini. Berasa punya hutang!
Udah lama banget gak update blog, gak cerita-cerita seru lagi.
Tapi semalem aku baca-baca lagi postingan lama, mulai dari jaman-jaman galau sampe curhat ngaco ga jelas. Aduuh, maapin ya buat yang udah niat banget buka blog ini tapi malah dapetnya info-info ga penting. Hehehe...


Nah ke depannya aku bakalan lebih update tentang tips dan sharing info yang lebih bermanfat. Janji!
Mungkin bakal masih ada cerita-cerita seru yang aku alamin sehari-hari, semoga kalian yang baca akan tetap suka yah!

Oke, apa yang sudah terjadi beberapa waktu terakhir ini yah?


What happened to my body
Pertama soal gigi. Sampai sekarang udah 1 tahun 8 bulan aku pake kawat gigi alias behel. Perkembangannya Alhamdulillah oke banget dan sekarang udah pede banget cengar-cengir kalo lagi selfie atau ketemu orang baru. Say goodbye deh minder gara-gara gigi jelek. Hehehe... Thanks God. Makasih buat drg. Erna yang asik dan gaul banget sebagai dokter gigi yang udah jelasin perkembangan gigi dan mulut dengan jelas sampai aku ngerti. Kira-kira perawatan orthodentik ini masih akan aku jalanin sampai 2 tahun, or longer maybe, tergantung bagaimana kondisi gigiku nanti. No problemo, I love my braces anyway :)
Buat kamu yang masih galau mau rapihin gigi tapi ragu, aduh ga usah ragu lagi deh! Cari dokter yang baik, berpengalaman dan banyak pasiennya. Kalau kamu bermasalah sama finansial, cari biaya ortho yang bisa dicicil. Mulai secepatnya. Kalau bukan sekarang kapan lagi kan?

Kedua soal jerawat. Pake perawatan krim siang malam dan ritual perawatan setiap malam, memang bisa banget mengendalikan jerawat. Cuma kalo udah masuk siklus menstruasi, hormon itu rese banget pada bikin jerawat pada nongol lagi. Tapi kabar baiknya, ketika wajah kita masih jerawatan, satu atau dua, artinya perawatan kulit wajah kita aman, karena kulit kita masih normal dan bereaksi secara wajar pada siklus bulanan. Kalau udah ga ada jerawat malahan kamu perlu waspada tuh. Googling aja for more info yah.

Sekarang ada juga nih yang rekomendasiin bedak dingin Saripohatji, bedak dingin alias masker tradisional dari Bandung yang lagi booming di Female Daily Forum dan social media lainnya. Akhirnya aku keracunan juga, setelah baca-baca review orang banyak dan harganya yang amat sangat terjangkau, langsung deh cuss cek di Tokopedia dan beli selusin. Nanti kalau barangnya udah datang dan udah aku cobain khasiatnya, boleh nanti aku share disini yah.. hehehe :D

Soal berat badan? Please. Masih overweight. Aku lagi nyari tempat senam yg deket rumah dan waktunya fleksibel nih. Tapi belom sempet keliling komplek. :D Sekarang badan udah berasa berat, cepet capek dan yang paling ngeganggu... susah nyari baju! #terpuruk
Doain ya semoga bisa turun berat badannya :D Amiin ya Allah... <3

What I'm busy with now
Nah ini dia yang seru... Aku lagi ngejalanin proses rekrutmen pegawai tetap di kampus Paramadina. Well, setelah hunting kerjaan sana sini, gak ada yang nyangkut.. di kantor malah ditawarin promosi, ya mungkin jalanku emang disini dulu yah. Jadi, jalanin aja dulu sampai ada pintu yang terbuka untuk ke arah yang lebih baik lagi! 


Bisnis Oriflame masih aku jalanin bareng Mama, seru sih.. karena kita memang pengguna tetap dan memang produknya berkualitas. Mulai dari produk toiletries sampai ke make up.

Ada lagi nih bisnis yang baru sebulan aku tekunin, Sophie Martin Paris! Yihaa,,
Emang ini bisnis udah lama ada, tapi setelah join dan ngejalanin terrnyata seru banget bisa dapet untung dari modal sebar katalog doang. Hehehe.. Lumayan buat tabungan. Buat kamu yang mau ikutan boleh kok colek aku aja di @sallyayumi yah. Email juga boleh :*

Romance
Romance? Well, aku masih sama Ricky.
Sekarang udah 4 tahun 9 bulan jalan sama dia. Dan semakin hari kita lebih kaya best friends rather than lovers >.< And it's a good thing! Because we can talk about everything without limit. Saling ada untuk satu sama lain, komunikasi lancar, saling terbuka, percaya dan jujur.. sering ketemuan..  Yah, mau apa lagi?
Kami sama-sama nyaman, dan bukannya gak pernah berantem loh. Hampir tiap hari ribut soal masalah sepele tapi akhirnya tetep ngobrol dan saling respect aja perbedaan pendapat yang ada. Bukannya itu yang namanya kompromi?
Rencana menikah? Hmm, gak berani cerita apa-apa dulu deh soal yang satu itu. Pokoknya semua bakal indah pada waktunya <3

Kayanya cukup segitu aja dulu update dari aku, real time update bisa follow twitter atau facebook aku yah :D

Buat yang nanya kapan novel baru keluar? Gak tau kapaaaan!!! :p

Salam sayang <3

Monday, November 18, 2013

Pentingnya Mencari Second Opinion (Pendapat Kedua)

Ini adalah pengalaman saya waktu kemarin terkena masalah kesehatan.

Yap, mendadak bulan Oktober yang lalu kuping saya budek sebelah. Rasanya seperti berdengung, bergema ketika bicara dan rasanya amit-amit setiap denger suara ribut dan berisik. Seperti kemasukan air, tapi bukan. Bawaanya stres dan marah-marah. Uring-uringan gak jelas.

Beruntungnya punya Mama perawat, ya saya langsung bisa minum obat sesuai gejala. Tapi sampai obatnya habis dan udah 7 hari gak sembuh juga, akhirnya saya putuskan untuk ke dokter THT.

Pelayanan RS Swasta yang Mengecewakan!

Saya pun cuti dari kantor dan pergi ke Rumah Sakit berinisial BK di Bekasi. Tapi ternyata pilihan rumah sakit itu adalah keputusan yang salah.

Saya datang ke RS itu, mendaftar dan menunggu di depan Poli THT. Setelah lama menunggu akhirnya bisa juga ketemu sang Dokter (namanya gak usah di-publish ya..) Sang Dokter pria berkacamata yang doyan cengar-cengir itu mendengar keluhan saya dengan cepat sekali, kira-kira cuma 3 menit. Terus dia memeriksa telinga dan hidung gue dengan super kilat, cuma dilihat selewatan, kemudian memutuskan bahwa sumber punyakitnya adalah di hidung. Dengan yakin dia bilang bahwa saya sering pilek dan alergi debu hingga menyebabkan masalah ini. Padahal saya tidak pernah merasa demikian. Kemudian ia menyuruh saya melakukan rontgen.

Saya pun menunggu di depan ruang Rontgen, di depan pintunya ada tulisan "BILA LAMPU MENYALA ARTINYA ADA PASIEN". Dan benar saja, lampu bulat besar di atas pintu menyala merah. Saya menunggu lamaaaaa sekali. Padahal saya pernah di rontgen dan tidak sampai selama itu. Saya pun mulai resah sampai ada suster yang lewat, dan akhirnya saya tanyakan prosedur rontgen itu bagaimana. Dia cuma menjawab, "Tunggu aja Mbak, kalau lampunya nyala berari ada pasien, gak usah diketuk sabar aja." Oke. Akhirnya saya menyabarkan diri untuk menunggu. 

1 JAM KEMUDIAN....
Ada seorang Ibu dan anaknya yang berseragam SMU, tergesa-gesa dan langsung mengetuk pintu ruang Rontgen tersebut. Saya terkejut melihat tiba-tiba pintu itu langsung terbuka, dan Petugasnya terlihat santai melihat ke arah lampu yang menyala merah, dengan santai juga ia mematikan lampu itu dari dalam. Rupanya dari tadi TIDAK ADA PASIEN di dalam ruangan itu. Akhirnya si Ibu dan Anaknya bisa dilayani terlebih dahulu, padahal saya sudah menunggu 1 jam lebih. 

Saya semakin heran melihat Petugas itu yang sama sekali tidak terlihat seperti petugas kesehatan, lebih terlihat seperti Mbak-Mbak di ITC yang teriak "Boleh kakak... bajunya.. dilihat-lihat dulu.."

Ternyata sedari tadi mereka hanya ngobrol di dalam, entah sengaja menyalakan lampu supaya tidak ada pasien yang mengganggu, atau bagaimana. Entah, saya sudah terlalu kesal untuk menebak.

Singkat cerita setelah membayar mahal saya di rontgen juga dengan 2 Mbak-Mbak itu. Peralatannya juga meragukan sekali. Hasil Rontgennya juga baru keluar 2 hari kemudian.

Saya ingat betul, hari itu tanggal 14 Oktober 2013 saya kembali ke Sang Dokter THT dengan membawa hasil rontgen. Sang Dokter juga datang TERLAMBAT. Sehingga saya harus menunggu 1 setengah jam untuk bertemu dengan dia. Ketika akhirnya bisa bertemu, dengan secepat kilat dia membacakan hasil rontgen saya, berkata bahwa ada penebalan di hidung saya yang harus di-OPERASI. Dia bilang kalau saya tidak cepat dioperasi akan ada gangguan pendengaran yang semakin fatal. 

Saya diberitahu oleh bagian informasi RS itu bahwa biaya operasi bisa mencapat 8 juta Rupiah, belum termasuk biaya-biaya perawatan lain. Bayangkan bagaimana perasaan saya ketika itu.

Esok harinya, adalah hari raya Idul Adha 1434 H. Belum pernah saya sholat Ied dengan perasaan sesedih itu, memikirkan kengerian dioperasi dari lubang hidung dan juga memikirkan biaya operasi yang bagi saya tidak kecil.

Untungnya semua kerabat saya menyarankan untuk mencari SECOND OPINION dari Dokter lainnya. Meskipun dengan harapan yang kecil, saya tidak mau hanya pasrah dengan Dokter Kilat itu.

And The Second Opinion is...

Tanpa menunggu lama, esok harinya saya langsung ke Dokter lainnya di RSUD Bekasi. Hari itu adalah hari kesepuluh saya menderita gangguan telinga. Saya mendapatkan pelayanan yang lebih baik dari RS sebelumnya. Saya pun menemui Dokter THT disana, namanya dr. Satria. Dia memberikan pemeriksaan yang jauh lebih baik. Ia memeriksa telinga dan hidung saya dengan lebih seksama. Menanyakan hal-hal yang terkait dengan gejala penyakit dan bagaimana gaya hidup saya. Kali itu saya baru merasakan bahwa inilah yang namanya Konsultasi.

Dr. Satria akhirnya mengerti bagaimana kondisi saya, kemudian memeriksa hasil rontgen saya. Dia setuju bahwa memang ada penebalan yang akan menjadi bakal Polip, dan penebalan ini menggangu  sirkulasi udara di rongga THT. Tapi ia bilang, untuk kasus saya ini TIDAK PERLU DIOPERASI. Dia memberikan saya resep obat semprot hidung, dan menyarankan untuk olah raga teratur dan mengkompres belakang telinga dan leher dengan air hangat. Saya merasa sangat bersyukur dan tertolong.

Akhirnya setelah mengikuti saran dr. Satria, tiga hari kemudian saya SEMBUH. Sesekali ketika gangguan telinga datang, saya memang harus menggunakan obat itu lagi sebelum tidur, karena memang ini pengobatan jangka panjang.

Hikmah dari cerita ini, adalah...

Jangan langsung percaya kepada Dokter, apalagi dokter yang baru sekali memeriksa Anda dan menyuruh anda diberikan tindakan seperti operasi dan semacamnya. Saya tidak pernah menyangka sebelumnya bahwa RSUD bisa lebih baik dari pada RS Swasta. Tapi sekali lagi ini kembali kepada Dokter yang menangani Anda. Ini adalah pelajaran bagi saya, tapi saya harap bisa bermanfaat juga untuk Anda.

Pernah mengalami hal serupa? Yuk Share di kolom comment di bawah...
Terima kasih ya sudah mampir di Blog saya..

Best Regards,


© Sally Ayumi
Maira Gall