Tuesday, March 6, 2012

Tentang Erick


Hmm, Erick Westmorland.

Berhubung banyak banget pembaca yang nanya tentang Erick, maka disini aku coba cerita sedikit tentang si Mr. Ice ini.

Aku suka banget sama karakter ini. Dia adalah karakter favoritku.

Namanya sendiri terinspirasi dari berbagai macam hal. Waktu kecil aku pernah nonton film kartun The Little Mermaid. Kalau kalian juga pernah nonton, pasti udah tau kalo Ariel si Putri Duyung jatuh cinta sama Pangeran Tampan bernama Erick. Yap. Sesimpel itulah alasannya. Nama Erick di kepala gw selalu punya charming image yang bikin melting. Hahaha...

Ganteng, Atletis, Pemberani, Penuh Cinta. What else? xp



Sedangkan nama belakangnya itu aku ambil dari nama salah satu tokoh di serial Prison Break. Sebenernya nama tokohnya Charles Westmoreland, Jr. atau dalam serial itu sering disebut sebagai D.B Cooper. Tokoh ini dimainkan dengan baik oleh Muse Watson.

Si Westmorland ini pintar, sangat misterius dan susah dibaca pikirannya. Banyak dialognya yang absurd, melayang dan penuh makna yang 'dalem'. Meskipun di penjara, kemana-mana dia selalu menggendong kucing kesayangannya. Masih menyiratkan kepribadian yang hangat. Ke-misterius-an itulah yang pengen aku masukin ke Erick, sehingga aku menamainya; Erick Westmorland.



Tapi sejujurnya sih aku selalu membayangkan Erick seperti Edward Cullen... Hmm, mulai dari gaya berpakaiannya sampai dari sikap dinginnya.Walaupun gak mungkin banget dehh, Robert Pattinson mau main di novel qu ini. Lagipula, RVBM sudah selesai kutulis ketika Twilight pertama kali tayang di Bioskop. Jadi waktu aku pertama kali nonton Twilight dan ngeliat Edward, aku langsung ngejerit sama temenku si Molin yang duduk di sampingku... aku bilang, "Lin, Edward tuh Erick banget!"






Yaah, bukannya aku mau ngedompleng popularitas Twilight atau semacamnya yaa...

Aku juga setuju banget kalo film itu two thumbs up!


Tapi, bagaimana visualisasi Erick bisa berbeda-beda di setiap imajinasi para pembaca. Jadi kalau bayangan Erick di benak kamu nggak sesuai dengan gambaranku tadi, boleh aja kok kamu bayangkan Erick semau kamu :)


Silakan berimajinasi!

Aku selalu seneng banget setiap kali menulis dan mendeskripsikan karakter Erick. Aku suka membayangkan senyumnya yang jarang-jarang itu, dan wajahnya yang bahagia ketika mandi hujan.

Hmm, Tapi hidup Erick memang gak aku bikin terlalu bahagia... (maaf yaa)

Karena dia mengidap AIDS yang ditularkan dari ibunya sejak lahir, aku harus browsing sana sini untuk ngedapetin info sebanyak-banyaknya tentang virus ini.

Well, tapi yang ingin aku tunjukkin adalah Erick juga jatuh cinta pada Amy sejak pertama kali dia melihat cewek itu ngintip di seberang jalan Peanut Street.

Dan dalam sejarah cintanya, hanya ada Amy. Erick sebenarnya sangat sayang Amy dan gak mau nerima kenyataan bahwa hidupnya sebentar.

Kasihan banget yaaa (hiks... hiks...)

Namun pada akhirnya dia mulai mengerti rahasia Tuhan yang diberikan untuknya. Erick mulai mensyukuri takdirnya dan menjalani cinta singkatnya itu.

Dan dari hatinya yang paling dalam, Erick benar-benar gak mau ngeliat Amy menangisinya.

Erick, I'm very sorry...

but you're the best character in this story!!


"Don't ever remember me in two things, but three...
Rain, Virus and Black MOcca"
Erick Westmorland



Buat seluruh penggemar Erick, aku minta maaf yaa... terima kasih sudah membaca RVBM...

@Sally Ayumi


No comments

© Sally Ayumi
Maira Gall